Selasa, 26 Juli 2011

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa : H-3

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa


Wah tanpa terasa kontes seo Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa tinggal 3 hari lagi. Itu waktu yang tidak lama lagi. hmmmmmm. Lepas dari itu baru optimasi yang serius dari hari kemarin. Nyari backlink,, posting dan lain lain. Moga aja kontes Seo Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa blog saya nongkrong di posisi pertama pencarian google.co.id.

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa


Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa saya coba cek di google, wehh punya blog berada di halaman ke 2. Masihkah bisa di halaman pertama and posisi puncak alias no 1??? Berharap moga aja bisa. Saya mulai optimasi yang sebenernya adalah mulai dari hari kemarin. Nyari backlink and pasang i frame. Moga aja dengan optimasi di akhir akhir kontes seo saya bbisa menang.

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa , go go.
Continue Reading...

Kamis, 21 Juli 2011

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa - Hari Ke 18

Sudah memasuki hari ke 18 kontes Seo Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa . Makin lama posisi blog ane kurang memuaskan. Sempat berada di posisi 4, eh sekarang cek jeli cek ternyata berada di posisi 83. Hadu2,,.


Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa


Harapannya sihh acara atau agenda ABC ( Amikom Blogger Community ) ke Karimunjawa lancar dan juga kontes Seo ini ane bisa di posisi teratas. hehehhehe. Walopun susah tapi ya mungkin saja itu bisa terjadi. Gogogogogoogoo.

Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa

keep spirit.
Continue Reading...

Kamis, 07 Juli 2011

Hari ke 6 - Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa

Kontes Seo ABC 2011, Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa memasuki hari ke enam. Cek cek cek,, udah banyak dari beberapa master yang udah nongol di hasil pencarian google. Setelah ane liat liat kog blog ane masterisa.blogspot.com belum nongol juga,, xixixix.



Perlu optimasi lebih nihhh,, buat blog kontes seo ABC 2011 ane itu. Bingung nih,, mulai dari mana untuk memulainya. wkwkw. Kontes Seo Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa berakhir akhir bulan ini, dan masih ada waktu agar postingan ane nongkrong di urutan pertama wkwkkw,, walaupun susah, but nothing is impossible.
Continue Reading...

Sabtu, 02 Juli 2011

Kontea Seo ABC 2011 - Amikom Blogger Community goes to Karimunjawa


Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa adalah keyword yang di pake pada Kontes Seo ABC 2011. Begini nih info yang saya dapatkan , Kontes Seo ABC 2011 diadakan seiring dengan meningkatnya kemampuan para master Seo member ABC (Amikom Blogger Community). Maka dari itu, untuk pertama kalinya diadakan Kontes Seo ABC 2011 dengan keyword " Amikom Blogger Community goes to Karimunjawa ".


Ketentuan kontes seo Amikom Blogger Community goes to Karimunjawa adalah sebagai berikut (di kutip dari group ABC) :
Setiap peserta wajib membayar sebesar Rp. xxxxxxx untuk pendaftaran domain yang digunakan merupakan subdomain dari amikom.web.id pendaftaran untuk domain dot.co.cc akan dilakukan secara bersama-sama agar terhindar dari kecurangan nyolong start. Nama domain + judul blog harus tidak mengandung keyword nama domain merupakan nama panggilan dari masing-masing peserta kontes. Contohnya, krisna.amikom.web.id engine blog terserah, bisa blogspot ataupun wordpress .. dilaksanakan selama 1 bulan, mulai tanggal 1 juli 2011 sampai 1 agustus 2011 untuk pendaftaran. Dalam postingan tersebut minimal harus ada 1 keyword yang mengarah ke domain http://amikom.web.id , seperti keyword : Amikom Blogger Community, Komunitas Blogger Amikom, Blogger Amikom, ABC, Amikom, Blogger, Community, dan lain sebagainya. Untuk hadiah masih dalam proses kalkulasi, Jurinya yaitu google indonesia, google.co.id.
Continue Reading...

Selasa, 19 April 2011

Fenomena Alam Jabal Magnet di Baturaden - Purwokerto

Fenomena Alam Jabal Magnet di Baturaden - Purwokerto, itulah sesuatu yang bikin ane penasaran gan. Tadi ada teman saya yang update status di facebook, kug ada kata kata Fenomena Alam di Baturaden, tidak pikir panjang ane langsung cari tuh di google. Eh akhirnya nemu juga. Nih beritanya gan,silakan di simak.

Benarkan Fenomena Alam Jabal Magnet di Baturaden - Purwokerto??. Namun, menurut Peneliti geologi Fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Muhammad Azis, mengatakan, tidak ada medan magnet di sekitar objek wisata Baturaden, Kabupaten Banyumas.


"Hal ini diketahui berdasarkan penelitian yang kami lakukan di sekitar lokasi yang disebut-sebut masyarakat memiliki medan magnet," katanya di Desa Limpakuwus, Kecamatan Baturaden, Banyumas, Senin.

Dalam hal ini, sejumlah media elektronik memberitakan adanya fenomena "jabal magnet" atau medan magnet yang ditemukan warga pada akhir pekan lalu di salah satu jalan di Desa Limpakuwus.

Masyarakat setempat menganggap jalan yang berada di sekitar Objek Wisata Baturaden kondisinya menanjak dan memiliki medan magnet sehingga dapat menarik kendaraan yang sedang parkir.

Terkait hal itu, tim peneliti dari Fakultas Sains dan Teknik Unsoed, Senin siang, melakukan penelitian di tempat tersebut.

Menurut Azis, penelitian tersebut dilakukan dengan mengukur tinggi permukaan jalan yang dikabarkan memiliki medan magnet.

"Setelah diteliti, tinggi permukaan jalan sepanjang 30 meter tersebut adalah sama, yakni 717 meter di atas permukaan laut," katanya.

Selain itu, kata dia, jarum kompas yang digunakan dalam penelitian tidak menunjukan perbedaan arah yang signifikan.

Bahkan, lanjutnya, arah mata angin yang ditunjukkan jarum kompas tersebut cenderung stabil.

Menurut dia, fenomena tersebut hanyalah tipuan penglihatan sehingga jalan itu seolah menanjak dan memiliki medan magnet.

"Fenomena ini hanya tipuan penglihatan saja," katanya menegaskan.

Hingga Senin siang, puluhan warga terlihat mendatangi lokasi yang dikabarkan memiliki medan magnet tersebut.

"Saya penasaran ingin melihat apa benar di Baturaden ada jabal magnet seperti yang diberitakan televisi tadi pagi," kata seorang warga Kedungbanteng, Mukobin.

Bagaimana Fenomena Jabal Magnet di Mekah ?

Seorang teman menunjukkan fenomena menarik di Arab Saudi. Orang menyebutnya Gunung Magnet (Jabal Magnet) untuk menjelaskan fenomena ini. Jabal Magnet terletak sekitar 30 km di utara Madinah dan katanya memiliki gaya tarik bumi (yang salah disebut sebagai magnet, padahal gravitasi) jauh lebih besar dari sekitarnya.

Fenomena yang mengesankan disini adalah efek keterbalikan gravitasi. Saat anda jalan menurun, rasanya sangat sulit. Pedal gas harus di tekan dalam-dalam. Sebaliknya, saat anda menanjak naik, kendaraan seolah bergerak begitu saja. Anda bahkan tidak perlu menekan pedal. Bila anda yang biasa di pegunungan, anda tentunya tahu kalau sebaliknya lah yang masuk akal. Naik sangat sulit karena melawan gravitasi, sementara turun sangat gampang, karena dibantu gravitasi. Bukan hanya dengan kendaraan, menuang air atau menggulirkan bola akan tampak naik mendaki, bukannya turun.

Daerah semacam ini bukan hanya ada di Madinah, tapi di China: (Liaoning, Shan Dong, Xi An), Taiwan, Utah, Uruguay, India (Ladakh) dan Korea. Dan tidak ketinggalan di Gunung Kelud, Gunung Semeru dan mungkin di Pager Gunung, Pekalongan, negara kita sendiri. Beberapa orang langsung mengkaitkannya dengan UFO, paranormal, mukjizat religius, hantu, dan hal-hal yang justru lebih aneh lagi dari fenomenanya sendiri.

Jadi apa sebenarnya fakta ilmiahnya? Well, menurut fisikawan, dan dibenarkan oleh pengukuran GPS, efek ini semata hanyalah ilusi. Yup. Ilusi yang disebabkan oleh lansekap. Posisi pohon dan lereng di daerah sekitar, atau garis cakrawala yang melengkung, dapat menipu mata sehingga apa yang terlihat menaiki tanjakan sesungguhnya menuruni tanjakan.

Berdasarkan yang telah anda duga, tidak di seluruh bagian gunung yang mengalami kondisi ‘ajaib’ ini. Hanya pada titik tertentu, yang langka, yang kondisi-kondisi memungkinkan agar efek ini terjadi.

Fisikawan Brock Weiss dari Universitas Negara Bagian Pennsylvania mengatakan “Kuncinya adalah lereng yang bentuknya sedemikian hingga memunculkan efek seolah anda menaiki tanjakan.” Pengukuran GPS yang dilakukan Weiss dan ilmuan lainnya menunjukkan kalau elevasi daerah dasar tanjakan, sesungguhnya lebih tinggi dari elevasi daerah puncak tanjakan. Jalannya sesungguhnya menurun!

Pikiran manusia seringkali menipu, dan inilah mengapa kita tidak dapat semata bertopang pada kesaksian walaupun jujur. Kita memerlukan alat ukur yang lebih canggih dan obyektif. Dalam kasus jabal magnet dan ratusan gunung sejenis di penjuru dunia, bukan Hukum Gravitasi Newton yang salah, tapi pikiran kita sendiri yang tertipu.

Pengujiannya sederhana sekali, hanya pengukuran GPS di titik dasar dan puncak tanjakan. Anda bisa mencoba sendiri bila anda memiliki GPS. Hal ini mengapa SGS (Saudi Geological Survey) tidak pernah heboh mengenai adanya Jabal Magnet.

Beberapa orang berusaha mengambil penjelasan ilmiah dalam bentuk pengaruh lava berusia ratusan juta tahun. Walau begitu, hal ini jelas salah karena fenomena jabal magnet terjadi di daerah lain yang bukan gunung berapi.

Mata manusia dan otak dapat dengan mudah dibohongi sehingga berpikir kalau hukum fisika dapat berubah, namun yang ada hanyalah penyimpangan sudut pandang dan sudut yang ganjil. Apa yang dimiliki oleh semua lokasi gravitasi terbalik ini adalah cakrawala yang sepenuhnya atau sebagian besar terhalangi. Akibatnya, sulit bagi mata manusia untuk menilai kemiringan sebuah permukaan. Tidak adanya titik referensi yang handal, diperkuat ilusinya oleh indera keseimbangan tubuh, khususnya bila kemiringan lereng ini kecil. Akibat lain dari tidak adanya referensi adalah benda yang secara normal dianggap tegak lurus tanah (seperti pepohonan) dikira memang tegak lurus, padahal ia berbaring. Ilusi ini serupa dengan ilusi kamar Ames, dimana bola dapat terlihat bergulir melawan gravitasi.

Tidak lupa ane kasih link videonya buat agan, kali aja penasaran. Siahkan di sedot.
Video Fenomena Alam Jabal Magnet di Baturaden - Purwokerto 1
Video Fenomena Alam Jabal Magnet di Baturaden - Purwokerto 2

Dukung Isa pada Kontes Seo
Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa
Continue Reading...
 

Komentar Terakhir

Belajar Ilmu Komputer Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon Supported by : Amikom Blogger Community Goes To Karimunjawa